Aroma Politik di Tubuh TNI dan Isu Matahari Kembar

Aroma Politik di Tubuh TNI dan Isu Matahari Kembar

- Redaksi

Minggu, 4 Mei 2025 - 21:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Mercurius)

(Mercurius)

BOMINDONESIA.COM — Ketika Letjen Kunto Arief Wibowo dipindah dari posisi strategis Pangkogabwilhan I digantikan Laksda Hersan, yang merupakan mantan ajudan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahkan mereka yang awam politik pun mulai bisa menebak motifnya.

Berbagai spekulasi bermunculan di media sosial, terlebih setelah ayahnya—letjen Kunto mantan Wakil Presiden Try Sutrisno—terlihat mendukung pernyataan sikap para purnawirawan jenderal.

Salah satu poin penting dari pernyataan tersebut adalah desakan agar Mahkamah Konstitusi dan DPR mempertimbangkan pemakzulan terhadap Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah pemindahan Letjen Kunto ini, jika dilihat dari kacamata politik, bukan sekadar rotasi biasa. Namun hanya berumur sehari, mutasi Letjen TNI Kunto Arief Wibowo dari jabatan Pangkogabwilhan I menjadi Staf Khusus KSAD oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dibatalkan

Baca Juga :  Hari Buruh di Tengah Badai PHK — Ironi di Negeri Para Pekerja

Hal ini semakin memicu spekulasi mengenai adanya intervensi politik dalam tubuh TNI. Pengamat politik Jamiluddin Ritonga menilai bahwa pembatalan ini menunjukkan sikap Presiden Prabowo Subianto yang “tidak merestui” mutasi tersebut, sehingga TNI membatalkannya

Seperti deja vu, publik pun mengingat peristiwa serupa ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membatalkan penunjukan Jenderal Ryamizard Ryacudu yang kebetulan adalah kakak ipar Letjen Kunto Arief Wibowo atau menantu Try Sutrisno sebagai Panglima TNI, meskipun ia sudah diajukan oleh Presiden sebelumnya, Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga :  Diskop UKM Perindag Mura Gelar Pelatihan Manajemen Koperasi

Kala itu aroma politis sangat terasa kuat, dan kini situasi tampaknya berulang. Dugaan tentang munculnya “matahari kembar” di lingkar kekuasaan sipil dan militer tak bisa dihindarkan.

Dalam suasana seperti ini, publik berharap agar TNI tetap menjaga marwahnya sebagai alat negara yang profesional dan tidak terseret dalam pusaran tarik-menarik kepentingan politik.

Apalagi TNI adalah institusi yang memiliki daya pengaruh besar ke akar rumput dan struktur pemerintahan. Presiden Prabowo perlu mengambil langkah tegas untuk memastikan bahwa TNI tetap profesional dan bebas dari pengaruh politik.

Selain itu, penting untuk menjaga kesatuan komando dan menghindari dualisme kepemimpinan yang dapat merusak stabilitas pemerintahan.

bomindonesia

Penulis : Mercurius

Editor : Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Api Perang Narasi “Pesta Babi”
Jaksa Ungkap Modus Penyelundupan Pil Ekstasi ke Penjara, Libatkan Oknum Sipir
Ngamuk Diduga Karena “Bisikan”, Pria di Sungai Pinang Bacok Tiga Orang, Tetangga Tewas di Perjalanan ke RS
Susu, Buah dan Media Sosial
Momentum HUT ke-1 Amanah Medical Centre, Wali Kota Yamin Doakan Kemajuan
Mengidolakan Indra Lesmana, Yandi Pratama Mulai Mendalami Musik Jazz dan Dunia Workshop Musik Nasional
Kemana Aliran Retribusi Sampah Dari Rekening Ledeng? Berapa Nilainya?
Anggota Persit Asal Banua Tetap Berkarya dan Melestarikan Kain Sasirangan dimanapun Suami Bertugas

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 05:26 WITA

Api Perang Narasi “Pesta Babi”

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:33 WITA

Jaksa Ungkap Modus Penyelundupan Pil Ekstasi ke Penjara, Libatkan Oknum Sipir

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:17 WITA

Ngamuk Diduga Karena “Bisikan”, Pria di Sungai Pinang Bacok Tiga Orang, Tetangga Tewas di Perjalanan ke RS

Senin, 11 Mei 2026 - 00:40 WITA

Susu, Buah dan Media Sosial

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:13 WITA

Momentum HUT ke-1 Amanah Medical Centre, Wali Kota Yamin Doakan Kemajuan

Berita Terbaru

Film Terbaru Disclosure Day

Lifestyle

Yuk Tonton di Bioskop Kesayangan, Ini Film Terbaru

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:30 WITA

Verified by MonsterInsights