Ke Rp 16.536 Per Dolar AS, Rupiah Menguat

Ke Rp 16.536 Per Dolar AS, Rupiah Menguat

- Redaksi

Kamis, 15 Mei 2025 - 14:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menghitung Duit Rupiah dan Dolar Amerika

Menghitung Duit Rupiah dan Dolar Amerika

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Nilai tukar rupiah di pasar spot mampu mempertahankan penguatan hingga perdagangan tengah hari ini. Kamis (15/5), rupiah berada di level Rp 16.536 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah menguat 0,16% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.562 per dolar AS. Pergerakan rupiah ini sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia.

Baca Juga :  BSI Raih Penghargaan Mitra Strategis BWI 2025, Komitmen Wakaf Uang Diganjar Apresiasi

Hingga pukul 12.01 WIB, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,52%. Selanjutnya, yen Jepang yang terkerek 0,44% dan dolar Taiwan yang menanjak 0,28%. Disusul, dolar Singapura terangkat 0,27%.

Berikutnya, peso Filipina terapresiasi 0,24%. Lalu ada baht Thailand yang naik 0,04% dan ringgit Malaysia menguat 0,03%.

Baca Juga :  Kontribusi Nyata Elnusa Petrofin Dukung Net Zero Emission 2060

Sementara itu, rupee India menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,47%. Kemudian ada yuan China yang tertekan 0,04% dan dolar Hongkong melemah tipis 0,03% terhadap the greenback.

bomindonesia
Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lemahnya Pengawasan Pelayanan Publik, YLK Intan Kalimantan Dorong Peran Lembaga Konsumen
Tugabus Soroti Tantangan Digitalisasi, Minta Pembinaan UMKM di Kalsel Diperkuat
FKPWK Sambut Positif Rencana Jalur Kereta Api Trans Kalimantan
BRI Tegaskan Pengajuan KUR Tidak Ditawarkan Secara Online, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan
Distribusi Solar Subsidi di Kuala Tambangan Disebut Tetap Sesuai Kuota
Kinerja Tetap Solid di Tengah Tantangan, Laba Bersih Adira Finance Tumbuh 26% di 1Q26
BSN Posisi Pertama Perbankan Syariah untuk Penyaluran KPR FLPP di Kalsel
Pertumbuhan Ekonomi Tetap Stabil

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:52 WITA

Lemahnya Pengawasan Pelayanan Publik, YLK Intan Kalimantan Dorong Peran Lembaga Konsumen

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:13 WITA

Tugabus Soroti Tantangan Digitalisasi, Minta Pembinaan UMKM di Kalsel Diperkuat

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:49 WITA

FKPWK Sambut Positif Rencana Jalur Kereta Api Trans Kalimantan

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:35 WITA

BRI Tegaskan Pengajuan KUR Tidak Ditawarkan Secara Online, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:16 WITA

Distribusi Solar Subsidi di Kuala Tambangan Disebut Tetap Sesuai Kuota

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Kerjasama PT PAM dan ULM Pastikan Real Kebutuhan Air Bersih Masyarakat

Rabu, 3 Jun 2026 - 19:32 WITA

Verified by MonsterInsights