Kebijakan Efisiensi: Antara Retret Kepala Daerah dan Konser Gratis

Kebijakan Efisiensi: Antara Retret Kepala Daerah dan Konser Gratis

- Redaksi

Senin, 24 Februari 2025 - 04:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mercurius

Mercurius

Oleh : Mercurius

Di tengah semangat efisiensi anggaran yang digaungkan pemerintah, berbagai kebijakan justru terlihat bertolak belakang. Salah satu contoh yang menuai kritik adalah penyelenggaraan Retret Kepala Daerah di Magelang yang menelan biaya Rp 13,2 miliar. Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, merencanakan konser Dewa 19 yang diklaim gratis, meski tetap membutuhkan biaya besar untuk panggung, sound system, dan aspek teknis lainnya.

Presiden Prabowo Subianto telah menyerukan pemangkasan anggaran untuk berbagai keperluan seremonial dan perjalanan dinas. Namun, retret kepala daerah yang seharusnya menjadi ajang pembekalan justru lebih terkesan sebagai acara rekreasi dengan anggaran fantastis. Jika benar-benar ingin meningkatkan kapasitas kepemimpinan, bukankah ada cara yang lebih efisien dan substantif, seperti webinar atau pertemuan daring?

Baca Juga :  Gubernur Muhidin Makan Bareng Warga Terdampak Banjir di Mandastana, Barito Kuala

Di sisi lain, konser gratis yang didukung tokoh politik juga menimbulkan pertanyaan. Apakah benar-benar tidak ada anggaran yang dikeluarkan? Meskipun artis tampil tanpa bayaran, biaya operasional seperti sewa panggung, peralatan suara, dan tenaga teknis tetap harus ditanggung oleh pihak tertentu. Jika sumbernya berasal dari dana publik atau sponsor yang berkaitan dengan kepentingan politik, maka transparansi patut dipertanyakan.

Baca Juga :  2025, Produksi Batubara Capai 735 Juta Ton

Efisiensi anggaran seharusnya tidak hanya sekadar wacana, tetapi diterapkan secara konsisten. Pemborosan dengan dalih pelatihan atau hiburan rakyat tetaplah pemborosan. Jika pemerintah serius ingin menghemat, kebijakan semestinya diterapkan secara proporsional dan tidak tumpang tindih antara penghematan di satu sisi dan pengeluaran besar di sisi lain. (BOMINDONESIA.COM)

bomindonesia
Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Api Perang Narasi “Pesta Babi”
Jaksa Ungkap Modus Penyelundupan Pil Ekstasi ke Penjara, Libatkan Oknum Sipir
Ngamuk Diduga Karena “Bisikan”, Pria di Sungai Pinang Bacok Tiga Orang, Tetangga Tewas di Perjalanan ke RS
Susu, Buah dan Media Sosial
Momentum HUT ke-1 Amanah Medical Centre, Wali Kota Yamin Doakan Kemajuan
Mengidolakan Indra Lesmana, Yandi Pratama Mulai Mendalami Musik Jazz dan Dunia Workshop Musik Nasional
Kemana Aliran Retribusi Sampah Dari Rekening Ledeng? Berapa Nilainya?
Anggota Persit Asal Banua Tetap Berkarya dan Melestarikan Kain Sasirangan dimanapun Suami Bertugas

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 05:26 WITA

Api Perang Narasi “Pesta Babi”

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:33 WITA

Jaksa Ungkap Modus Penyelundupan Pil Ekstasi ke Penjara, Libatkan Oknum Sipir

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:17 WITA

Ngamuk Diduga Karena “Bisikan”, Pria di Sungai Pinang Bacok Tiga Orang, Tetangga Tewas di Perjalanan ke RS

Senin, 11 Mei 2026 - 00:40 WITA

Susu, Buah dan Media Sosial

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:13 WITA

Momentum HUT ke-1 Amanah Medical Centre, Wali Kota Yamin Doakan Kemajuan

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Kerjasama PT PAM dan ULM Pastikan Real Kebutuhan Air Bersih Masyarakat

Rabu, 3 Jun 2026 - 19:32 WITA

Verified by MonsterInsights