Ketua FKPWK Desak Proses Hukum Penghina Suku Banjar, Beri Keterangan di Polda Kalsel

Ketua FKPWK Desak Proses Hukum Penghina Suku Banjar, Beri Keterangan di Polda Kalsel

- Redaksi

Rabu, 30 Juli 2025 - 22:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANJARMASIN, BOMINDONESIA.COM— Pernyataan kontroversial yang disampaikan oleh seorang narasumber dalam sebuah podcast di kanal YouTube KDM memicu kemarahan warga Kalimantan Selatan.

Narasumber bernama Aksar dalam video tersebut menyebut bahwa “suku Banjar adalah suku pemalas”, yang dianggap sebagai bentuk penghinaan terhadap identitas etnis secara kolektif.

Menanggapi hal ini, Ketua DPP Forum Kerukunan Pemerhati Warga Kalimantan (FKPWK), H. Rachmad Fadillah, SH, mengonfirmasi bahwa dirinya telah memenuhi undangan pemeriksaan dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang disampaikan bukan opini biasa. Ini adalah ujaran kebencian bermuatan SARA yang diarahkan ke seluruh etnis, bukan individu,” ujar Rachmad usai memberikan keterangan, Rabu (317/2025).

Baca Juga :  Kafe di Banjarbaru Geger, Diduga Gangster Bersenjata Masuk dan Bikin Pengunjung Panik

Ia menegaskan, konten provokatif semacam itu dapat membahayakan keharmonisan sosial di Kalimantan Selatan, khususnya jika tidak segera ditindak secara hukum.

FKPWK, lanjutnya, telah menyerahkan sejumlah dokumen penting kepada penyidik, termasuk rekaman video, tangkapan layar komentar publik, serta kronologi lengkap kejadian.

“Kami percaya bahwa pihak kepolisian akan menindaklanjuti laporan ini secara profesional. Kami desak agar proses hukum dijalankan dengan serius agar ada efek jera,” tegas Rachmad.

Masyarakat Kalimantan Selatan, khususnya etnis Banjar dan komunitas Dayak Meratus, menyayangkan pernyataan terbuka yang diunggah tanpa penyaringan tersebut.

Baca Juga :  FKPWK Dorong Pengawasan Ketat dan Pembinaan UMKM di Kalsel

Banyak pihak menilai, jika dibiarkan, hal ini berpotensi memicu konflik horizontal dan mengganggu stabilitas sosial.

FKPWK juga mengimbau kepada para pengelola konten digital agar lebih selektif dalam menayangkan narasumber serta lebih bertanggung jawab dalam memoderasi isi siaran. “Konten publik harus menjunjung etika, bukan justru menyulut kebencian,” tambahnya.

Sejauh ini, penyidik Polda Kalsel masih mengumpulkan bukti-bukti dan memeriksa saksi-saksi lainnya.

Masyarakat berharap proses hukum berlangsung secara adil dan transparan, serta menghasilkan putusan yang menegakkan keadilan atas penghinaan yang dinilai menyakiti harga diri masyarakat Banjar.

Penulis/ Editor: Mercurius

 

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lepas Kendali, Tongkang milik PT MBP Tabrak Kapal Kayu Muatan Pupuk hingga Tenggelam
Promosi ke Babel, Kombes Pol Adam Erwindi Tinggalkan Jejak Positif, Dikenal Komunikatif dan Responsif oleh Insan Pers Kalsel
Polri Hadir hingga Pelosok, Polda Kalsel Sebar 2.244 Paket Sembako untuk Warga Membutuhkan
Api Mengamuk Gegerkan Warga KS Tubun Gang 2 Damai
Api Mengamuk di Gang Family, Pemilik Rumah tak Sempat Selamatkan Barang
Viral Cosplay Tuyul di Banjarmasin Tengah Malam, Sekelompok Remaja Langsung Ditegur Polisi
BRI Banjarmasin Samudera Apresiasi Tuntutan Kasus Korupsi Kredit Fiktif di Unit Kuin Alalak
Mobil Terbakar di Jembatan Alalak, Pasutri Diduga Mabuk

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:50 WITA

Lepas Kendali, Tongkang milik PT MBP Tabrak Kapal Kayu Muatan Pupuk hingga Tenggelam

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:24 WITA

Promosi ke Babel, Kombes Pol Adam Erwindi Tinggalkan Jejak Positif, Dikenal Komunikatif dan Responsif oleh Insan Pers Kalsel

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:41 WITA

Polri Hadir hingga Pelosok, Polda Kalsel Sebar 2.244 Paket Sembako untuk Warga Membutuhkan

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:33 WITA

Api Mengamuk Gegerkan Warga KS Tubun Gang 2 Damai

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:48 WITA

Api Mengamuk di Gang Family, Pemilik Rumah tak Sempat Selamatkan Barang

Berita Terbaru

Screenshot

Banjarmasin Bungas

Pasar Murah Disperdagin Bantu Warga Rusunawa Ganda Maghfirah

Kamis, 9 Jul 2026 - 15:29 WITA

KORBAN PERKELAHIAN – Perkelahian berdarah mengakibatkan seorang pria tewas di kawasan Jalan Kelayan B, Banjarmasin, Senin (6/7/2026) pagi. Polisi masih menyelidiki motif dan kronologi kejadian. (foto: ilustrasi)

Peristiwa & Hukum

Perkelahian Maut di Kelayan B, Satu Tewas, Pelaku Masih Dirawat

Kamis, 9 Jul 2026 - 14:33 WITA

Verified by MonsterInsights