Kalau Gus Dur Masih Hidup, Bendera One Piece Mungkin Cuma Dianggap Umbul-Umbul

Kalau Gus Dur Masih Hidup, Bendera One Piece Mungkin Cuma Dianggap Umbul-Umbul

- Redaksi

Rabu, 6 Agustus 2025 - 16:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa

Foto Istimewa

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA – Viralnya aksi pengibaran bendera bajak laut One Piece jelang HUT RI ke-80 memicu kontroversi.

Namun akun Instagram @merindink menyajikan perspektif unik dengan membayangkan bagaimana respons Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), jika masih hidup menyaksikan fenomena ini.

“Kalau Gus Dur masih hidup, mungkin beliau hanya akan tertawa,” tulis akun tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengaitkan kejadian ini dengan peristiwa serupa saat bendera Bintang Kejora dikibarkan di Papua pada masa pemerintahan Gus Dur.

Baca Juga :  8 Parpol ke Senayan Jakarta, Cek Kursi DPR RI 2024-2029

Mengutip cerita dari NU Online, saat Menko Polkam Wiranto melaporkan pengibaran bendera Bintang Kejora yang dianggap makar, Gus Dur hanya menjawab, “Anggap saja itu umbul-umbul.”

Bagi Gus Dur, tidak semua simbol harus ditanggapi dengan ketakutan. Ia menyebut bendera Bintang Kejora sebagai bagian dari budaya masyarakat Papua, bukan semata simbol separatisme.

Baca Juga :  Rp200 Triliun Dana BI Dorong Saham Bank Meroket

“Kalau kita anggap sebagai bendera politik, ya salah kita sendiri,” ucap Gus Dur kala itu.

Unggahan @merindink ini sontak ramai diperbincangkan, apalagi di tengah meningkatnya perhatian terhadap simbol-simbol non-negara yang muncul menjelang peringatan kemerdekaan.

Dengan pemikiran visioner seperti Gus Dur, ekspresi budaya atau kritik sosial justru bisa dilihat sebagai bagian dari demokrasi—bukan ancaman.

*/ Editor : Mercurius

bomindonesia

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gelar Musda V Partai Demokrat Kalsel di Banjarmasin
Kisah Diplomat yang Membuat Indonesia Diakui Dunia
Resmi Dibuka Penjaringan Bakal Calon Ketua DPD Partai Demokrat Kalsel
Habib Hasyim bin Alwi Al bin Yahya Jadi Anggota DPRD Kalsel, NasDem: Berkontribusi untuk Masyarakat
Pro dan Kontra ‘Ambang Batas Parlemen’ di Tingkat Daerah
Tawarkan Political Block ‘NasDem-Gerindra’
Partai Politik Boleh Sponsori Halte, Asal Bayar!
Dapil Nasional: Jangan Paksa Semua Politisi Bertarung di Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:30 WITA

Gelar Musda V Partai Demokrat Kalsel di Banjarmasin

Senin, 25 Mei 2026 - 22:27 WITA

Kisah Diplomat yang Membuat Indonesia Diakui Dunia

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:59 WITA

Resmi Dibuka Penjaringan Bakal Calon Ketua DPD Partai Demokrat Kalsel

Kamis, 30 April 2026 - 20:54 WITA

Habib Hasyim bin Alwi Al bin Yahya Jadi Anggota DPRD Kalsel, NasDem: Berkontribusi untuk Masyarakat

Senin, 27 April 2026 - 10:38 WITA

Pro dan Kontra ‘Ambang Batas Parlemen’ di Tingkat Daerah

Berita Terbaru

Banjarmasin Bungas

Pemadaman Listrik Akibat Kendala Teknis, Yamin Berharap Pemulihan Dipercepat

Selasa, 7 Jul 2026 - 19:55 WITA

Verified by MonsterInsights