Legenda Kiper Timnas Ronny Pasla Tutup Usia, Penepis Penalti Pele Itu Berpulang di Usia 79 Tahun – bomindonesia.com

Legenda Kiper Timnas Ronny Pasla Tutup Usia, Penepis Penalti Pele Itu Berpulang di Usia 79 Tahun

- Redaksi

Senin, 24 November 2025 - 22:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Legenda Kiper Timnas Ronny Pasla Tutup Usia, Penepis Penalti Pele Itu Berpulang di Usia 79 Tahun

Ronny Pasla saat menepis penalti Pele dalam laga persahabatan melawan Santos FC tahun 1972.( Foto: Istimewa /Bombastis.Com)

BOMINDONESIA.COM, JAKARTA –  Kabar duka datang dari dunia sepak bola nasional. Mantan kiper Timnas Indonesia, Ronny Pasla, meninggal dunia pada usia 79 tahun di Jakarta, Senin (24/11/2025) dini hari WIB.

Sosok yang dikenal publik sepak bola karena keberhasilannya menepis penalti Pele pada tahun 1972 itu berpulang setelah melewati masa senjanya.

Melansir Suara Surabaya, jenazah Ronny akan disemayamkan di Gereja Evangelis Jakarta Pusat sebelum kemudian dimakamkan pada Selasa (25/11/2025) di Pemakaman Pondok Kelapa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ronny merupakan kiper andalan Timnas Indonesia pada akhir 1960–an hingga 1970–an. Ia ikut mengantarkan Indonesia meraih sejumlah trofi bergengsi seperti Aga Khan Gold Cup 1967, Turnamen Merdeka 1969, dan Sukan Cup Singapura 1972.

Momen paling bersejarah dalam kariernya terjadi pada laga persahabatan melawan klub Brasil Santos FC pada tahun 1972.

Meski Indonesia kalah 1–2, Ronny tampil heroik dengan menggagalkan penalti sang legenda sepak bola dunia, Pele, disertai beberapa penyelamatan penting lainnya.

Di level klub, Ronny tercatat membela Dinamo Medan, PSMS Medan, Persija Jakarta, dan Indonesia Muda.

Ia juga ambil bagian mengantar Persija meraih gelar juara kompetisi perserikatan pada 1975.

Sebelum fokus pada sepak bola, Ronny bahkan sempat berkarier sebagai atlet tenis dan mewakili Sumatera Utara untuk PON VII 1965 — namun ajang itu batal karena tragedi G30S.

Seusai pensiun pada usia 40 tahun, Ronny kembali berkecimpung dalam dunia tenis dan mendirikan Velodrom Tennis School di Jakarta.

Kepergian Ronny Pasla meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, serta pecinta sepak bola di seluruh Indonesia.

Namanya akan tetap dikenang sebagai salah satu kiper terbaik yang pernah dimiliki negeri ini — seorang penjaga gawang yang pernah menahan penalti Pele.

*/ Editor : Mercurius

Follow WhatsApp Channel bomindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hartono Rekso Dharsono, Loyalis Soeharto yang Berakhir di Penjara Orde Baru
Arsip Aktuil: Emilia Contessa Pernah Terseret Sengketa Hak Cipta Lagu “Kehancuran”
Ketika Resimen Pelopor Menyerang Markas RPKAD di Cijantung
Antusias Haul Wali Pacah Ampat Kotabaru dan Cerita Tubuh Wali yang Terbagi Empat
Aksi Dadakan Joey Jordison Selamatkan Penampilan Metallica di Download Festival 2004
Ketika Perompak Somalia Salah Pilih Lawan
Evolusi Nama Banjarmasih, Bandarmasih Hingga Banjarmasin
Festival Folk Song ’74 di Banjar Raya, Demam Musik Rakyat di Banjarmasin yang tak Pernah Benar-benar Padam

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:16 WITA

Hartono Rekso Dharsono, Loyalis Soeharto yang Berakhir di Penjara Orde Baru

Minggu, 21 Juni 2026 - 00:38 WITA

Arsip Aktuil: Emilia Contessa Pernah Terseret Sengketa Hak Cipta Lagu “Kehancuran”

Minggu, 7 Juni 2026 - 02:02 WITA

Ketika Resimen Pelopor Menyerang Markas RPKAD di Cijantung

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:49 WITA

Antusias Haul Wali Pacah Ampat Kotabaru dan Cerita Tubuh Wali yang Terbagi Empat

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:50 WITA

Aksi Dadakan Joey Jordison Selamatkan Penampilan Metallica di Download Festival 2004

Berita Terbaru

SAMPAI KAPAN?

Cermin

SAMPAI KAPAN?

Selasa, 13 Okt 2026 - 11:03 WITA

Verified by MonsterInsights